Filed under: The Melodies
ACAK
Kucinta seragamku
Dia tak pernah bau
Tiga kaki terkilir
Rapikan kuku dengan kikir
Angsa mematuk ayam
Popeye makan bayam
Bisakah k uterus bahagia
Tampan, muda, belia?
Ku bersenandung la la la
Periksa gigi berkala
Ku tertawa ha ha ha
Ferdinand mentackling Saha
Jreng jreng jreng dia muncul
Tawa genit si gundul pacul
Crot crot crot ludah menyemprot
Kala mengomel si kakek peot
Sang pagi menyingkap tabir
Kala surya menyeruak hadir
Datang gelap menggapai pelan
Melempar mendung menuang hujan
Air beriak hati bergejolak
Kaki terangkat hendak bertolak
Tertahan di hadapan petir menyalak
Bibir terdiam terlengkung telak
Siapa peduli dia di Bali
Sepi begini siapa yang beli
Bebek mengecat bulu
Kamu sungguh terlalu
Anjing menggonggong kafilah berlalu
Tiada berlalu diketok palu
Air beriak tanda tak dalam
Nyonya teriak makanan kurang garam
Sebuah tindakan persuasif
Walau terhitung relatif
Bila sudah terjadi inflasi
Apalah gunanya rekapitulasi
Saat deviden dibagi
Badan independen merugi
Terpampang menjadi headline
Saat mendapat banyak downline
Orang korea kulitnya kuning
Peluk hangat kecup kening
Kecap manis kenapa hitam
Makan babi kenapa haram
Memutar otak kebuntuan patah
Memutar kepala hasilnya muntah
Bisakah ku terus bahagia
Ganteng, imut, ceria?
27-08-2010
10:25
Leave a Comment so far
Leave a comment